InfraLoka AcademyPathwayAI
PathwayAI

Modul 4 · Periksa sebelum percaya

Memeriksa keluaran sebelum dipakai

4 menit baca5 menit bacaDitinjau 26 Oktober 2026

Intinya

Waktumu terbatas, jadi periksa dulu bagian yang paling merugikan bila salah: angka dan janji, nama dan rujukan, lalu fakta umum, baru nada. Minta AI membuat daftar klaim yang perlu dicek, lalu kamu yang mencocokkannya ke sumber.

Setelah pelajaran ini kamu bisa

  • Memeriksa keluaran AI mulai dari bagian yang paling berbahaya bila salah
  • Meminta AI menandai setiap klaim yang perlu dicek

Istilah di pelajaran ini

Pahami

Hampir tidak ada yang punya waktu memeriksa setiap kata dari setiap keluaran AI. Kabar baiknya, kamu tidak perlu. Yang perlu adalah urutan: periksa dulu bagian yang paling merugikan bila salah, lalu turun ke bagian yang lebih ringan sampai waktumu atau risikonya habis.

Urutan yang kami pakai ada empat lapis.

Lapis pertama, hal yang mengikat: angka uang, jumlah, tanggal, tenggat, dan janji. "Harga termasuk pajak", "kami kirim paling lambat Jumat", "diskon berlaku untuk semua cabang". Kalimat seperti ini bisa menjadi kewajiban begitu terkirim. Satu angka yang salah di surat penawaran lebih mahal daripada sepuluh kalimat yang canggung.

Lapis kedua, nama dan rujukan: nama orang, jabatan, nama perusahaan, nomor dokumen, judul aturan, tautan, kutipan. Salah sebut nama klien membuat pembaca berhenti percaya pada sisa tulisan. Rujukan yang dikarang membuat kamu terlihat tidak memeriksa.

Lapis ketiga, fakta tentang dunia: "aturan ini mulai berlaku tahun ...", "pasar tumbuh sekian persen", "kebanyakan pelanggan lebih suka ...". Di sinilah halusinasi (hallucination) paling sering bersembunyi: terdengar wajar padahal tidak punya dasar.

Lapis keempat, alur dan nada: apakah urutannya masuk akal, apakah sopan, apakah sesuai pembacanya. Penting, tetapi kesalahan di sini jarang merugikan sebesar tiga lapis di atasnya, dan biasanya langsung terlihat saat kamu membaca.

Ada satu hal yang mudah terlewat di semua lapis: yang tidak ada. Model bisa menghilangkan syarat penting dari kontrak yang ia ringkas, atau lupa satu pengecualian dari kebijakan. Saat memeriksa ringkasan, tanyakan juga "apa yang seharusnya ada di sini tetapi tidak muncul?".

Untuk angka penting, membaca ulang saja tidak cukup. Cara menghitung ulang angka dengan cara lain dibahas di pelajaran "Cek angka dan ukur hasil" pada modul Hasilkan kerja nyata. Di sini cukup ingat bahwa angka selalu masuk lapis pertama.

AI bisa membantu memeriksa, asal perannya jelas: ia membantu menemukan apa yang perlu dicek, bukan memutuskan apa yang benar.

Caranya, minta model membuat daftar klaim. Klaim adalah setiap kalimat yang bisa benar atau salah: angka, nama, tanggal, sebab dan akibat, janji. Untuk setiap klaim, minta ia menuliskan jenisnya, letaknya di teks, apakah klaim itu berasal dari bahan yang kamu berikan atau tidak, dan seberapa merugikan bila salah. Daftar seperti ini berguna karena manusia mudah melewatkan klaim yang terselip di kalimat panjang, sementara model cukup rajin memecah teks menjadi bagian kecil.

Dua hal membuat daftar ini lebih jujur. Pertama, jalankan di percakapan baru, bukan di percakapan yang menulis drafnya. Model cenderung membela tulisannya sendiri. Kedua, jangan minta model menyatakan klaim itu "benar" atau "terverifikasi". Minta ia hanya menandai dan memberi tingkat risikonya. Pencocokan ke sumber tetap kamu lakukan, dimulai dari klaim berisiko tinggi.

Ini juga bentuk evaluasi (eval) kecil: kamu menguji keluaran dengan cara yang terstruktur, bukan dengan perasaan "kelihatannya sudah benar".

Contoh

Sebelum

Permintaan

Tolong cek apakah email penawaran ini sudah benar. [draf email penawaran]

Hasilnya

Email ini sudah baik dan profesional. Strukturnya jelas, nadanya sopan, dan informasinya lengkap. Mungkin bisa ditambahkan kalimat penutup seperti "Kami menantikan kabar baik dari Bapak/Ibu" agar lebih hangat.

Sesudah

Permintaan

Saya akan mengirim email penawaran ini ke calon klien. Jangan menilai benar atau salah. Buat tabel semua klaim di email: setiap angka, tanggal, nama, janji, dan pernyataan fakta. Kolomnya: klaim, jenis, kalimat asalnya, ada di lembar harga yang saya lampirkan atau tidak, dan risiko bila salah (tinggi, sedang, rendah). Urutkan dari risiko tertinggi. Tambahkan juga hal dari lembar harga yang tidak muncul di email. Email: [draf] Lembar harga: [tabel harga dan syarat]

Hasilnya

1. "Total Rp48.500.000 termasuk pajak" - angka dan janji - ada di lembar harga sebagai Rp48.500.000 belum termasuk pajak - risiko tinggi. 2. "Pengiriman paling lambat 14 hari kerja" - janji tenggat - lembar harga menyebut 21 hari kerja - risiko tinggi. 3. "Garansi dua tahun" - janji - tidak ada di lembar harga - risiko tinggi. 4. Nama penerima dan jabatannya - nama - tidak ada di bahan - risiko sedang. 5. "Dipakai lebih dari 100 perusahaan" - fakta umum - tidak ada di bahan - risiko sedang. Tidak muncul di email: syarat uang muka 30 persen dari lembar harga.

Yang berubah

  • "Cek apakah benar" mengundang penilaian umum, dan model cenderung menyetujui.
  • Permintaan yang lebih baik hanya meminta penandaan; putusan benar atau salah tetap di tanganmu.
  • Lembar harga menjadi pembanding, jadi tiga kesalahan berisiko tinggi langsung terlihat.
  • Kamu tetap membuka lembar harga untuk memastikan baris 1 sampai 3 sebelum memperbaiki email.

Kesalahan umum

Kesalahan
Bertanya ke percakapan yang sama "ada yang salah?" lalu menerima jawaban "tidak ada".
Kenapa merugikan
Model yang baru menulis draf cenderung menganggap drafnya benar, dan pertanyaan umum tidak memaksanya melihat angka atau nama satu per satu. Kamu merasa sudah memeriksa, padahal belum ada yang dicocokkan.
Lakukan ini
Buka percakapan baru, minta tabel klaim dengan tingkat risiko, lalu cocokkan sendiri klaim berisiko tinggi ke sumbernya.

Coba

Kartu pilah

Draf pengumuman ke pelanggan dari AI berisi bagian-bagian di bawah. Pilah: periksa pertama, atau boleh belakangan?

  1. Urutan paragraf kedua dan ketiga

  2. Kalimat pembuka yang agak kaku

  3. Janji kompensasi bagi pelanggan yang terdampak

  4. Nomor layanan pelanggan

  5. Tanggal layanan berhenti sementara

5 kartu lagi

Minta daftar klaim yang perlu dicek

Bisa dipakai di asisten AI mana pun.

Isi bagianmu
Contoh: laporan bulanan ke atasan
Contoh: draf laporan buatan AI
Contoh: data asli dan catatan rapat yang dipakai untuk menyusun draf

Prompt-mu

Saya akan memakai teks di bawah untuk ‹pemakaian›. Jangan menilai benar atau salah, dan jangan menulis ulang teksnya.

Buat tabel semua klaim dalam teks: setiap angka, tanggal, nama, rujukan, janji, dan pernyataan fakta. Kolom: klaim, jenis, kalimat asalnya, ada di bahan pembanding atau tidak, risiko bila salah (tinggi, sedang, rendah). Urutkan dari risiko tertinggi. Di bawah tabel, sebutkan hal penting dari bahan pembanding yang tidak muncul di teks.

Teks:
‹teks›

Bahan pembanding:
‹bahan›

Buka kartunya: apa yang paling sering terlewat saat memeriksa ringkasan buatan AI?

Bawa pulang

Urutan periksa sebelum mengirim

  • Angka, tanggal, tenggat, dan janji sudah saya cocokkan ke sumbernya.
  • Nama, jabatan, nomor dokumen, tautan, dan kutipan sudah saya cek.
  • Fakta tentang dunia yang tidak ada di bahan saya hapus atau beri sumber.
  • Saya bertanya: apa yang seharusnya ada tetapi hilang?
  • Tabel klaim dibuat di percakapan baru, dan putusan akhirnya tetap di tangan saya.

Yang salah di tempat kami

Insiden, Oktober 2026

Halaman error yang disimpan CDN

Konteks
Galeri bukti di aplikasi hukum kami memanggil API lewat proxy. Satu aturan rute di proxy salah, jadi permintaan galeri mendapat 404.
Yang terjadi
CDN di depan aplikasi menyimpan jawaban 404 itu dengan masa simpan panjang, jadi galeri tetap terlihat rusak setelah server benar.
Dampaknya
Pengguna melihat galeri kosong.
Akar masalah
Aturan rute proxy salah, dan CDN memberi masa simpan pada semua jawaban, termasuk error.
Yang kami lakukan
Aturan rute proxy diperbaiki, ditambah tes rute, dan permintaan galeri ke API kini memakai mode tanpa simpan (no-store).
Pengaman yang kami pasang
Tes rute menjaga aturan proxy, dan data yang harus selalu segar diambil tanpa cache.

PelajarannyaPerbaikan belum selesai sampai pengguna melihatnya di layar mereka.

Artinya untuk kerjamuSetelah memperbaiki sesuatu, lihat hasilnya dari sisi penerima: buka tautannya, cek yang mereka lihat, jangan berhenti di "sudah saya ubah".