InfraLoka AcademyPathwayAI
PathwayAI

Modul 1 · Bab 1: Apa itu agen

Kapan memakai agen, dan seberapa bebas

4 menit baca5 menit bacaDitinjau 26 Oktober 2026

Intinya

Kalau langkahnya bisa ditulis berurutan sekarang, pakai prompt biasa atau alur tetap. Kalau tidak, agen mungkin pantas, dan tingkat kemandiriannya dipilih per tindakan: mengusulkan, bertindak dengan persetujuan, atau bertindak sendiri.

Setelah pelajaran ini kamu bisa

  • Memilih antara prompt biasa, alur tetap, dan agen untuk satu tugas
  • Menentukan tingkat kemandirian agen dari risiko dan kemudahan membatalkan tugas

Istilah di pelajaran ini

Pahami

Untuk setiap tugas, ada tiga pilihan yang jujur: prompt (perintah atau instruksi yang kamu tulis untuk AI) biasa, alur tetap, atau agen. Urutannya juga urutan biaya dan risikonya, dari yang paling ringan.

Pakai prompt biasa bila hasilnya satu dokumen atau satu jawaban dan kamu sendiri yang akan membaca dan memakainya: meringkas notulen, menyusun draf surat, menjelaskan istilah. Tidak ada alat yang perlu menyentuh sistem lain.

Pakai alur tetap, yaitu otomasi dengan urutan yang ditulis manusia, bila langkahnya sama setiap kali dan bisa kamu tulis dari awal: setiap pagi ambil laporan, ringkas, kirim ke kanal tim. Model bisa dipakai di satu langkah, tetapi ia tidak memilih jalurnya. Alur seperti ini mudah diuji karena setiap jalannya sama.

Pakai agen bila langkah berikutnya memang bergantung pada apa yang ditemukan, dan jumlah kemungkinan jalurnya terlalu banyak untuk ditulis satu per satu: menelusuri penyebab error (galat), menyusun laporan dari puluhan dokumen yang isinya belum kamu ketahui, memperbaiki kode sampai tesnya lulus.

Pertanyaan penentunya sederhana: bisakah saya menulis langkah-langkahnya berurutan sekarang? Kalau bisa, jangan pakai agen. Kalau tidak bisa, agen mungkin pantas, dan pertanyaan berikutnya adalah seberapa bebas ia boleh bertindak. Pembahasan lengkap tentang kapan sebaiknya tidak mengotomasi ada di pelajaran kapan tidak mengotomasi.

Kemandirian agen punya tingkat, dan kamu yang memilihnya per tindakan, bukan per agen:

  1. Mengusulkan. Agen hanya membaca dan menulis usulan. Kamu yang menjalankan. Cocok untuk awal, dan untuk tindakan yang menyentuh orang lain.
  2. Bertindak dengan persetujuan. Agen menyiapkan tindakan lengkap dengan pratinjau, lalu menunggu kamu menekan setuju. Ini tingkat yang tepat untuk sebagian besar tindakan tulis.
  3. Bertindak sendiri. Agen menjalankan tanpa bertanya. Hanya untuk tindakan yang murah, sempit, dan mudah dibatalkan, seperti membaca berkas atau menulis di folder uji.

Dua ukuran membantu memilih. Bisakah dibatalkan? Draf bisa dibuang; email yang terkirim, pembayaran, dan data yang terhapus tidak. Seberapa luas dampaknya bila salah? Mengubah satu berkas di salinanmu sendiri sempit; mengubah data yang dipakai seluruh tim luas. Tindakan yang sulit dibatalkan atau luas dampaknya tetap butuh persetujuan manusia, setinggi apa pun kepercayaanmu pada agennya. Persetujuan itu menjaga satu kesalahan tetap kecil, dan tidak berarti kamu meragukan agennya.

Agen juga membawa biaya yang tidak terlihat di demo. Setiap putaran mengirim ulang seluruh konteks ke model, jadi tugas dua puluh putaran bisa berkali-kali lipat lebih mahal daripada satu prompt yang baik. Hasilnya juga tidak selalu sama di setiap jalan, sehingga kamu butuh set uji (test set) untuk tahu apakah perubahan membuatnya lebih baik atau lebih buruk; itu dibahas di proyek fase ini. Dan seseorang harus membaca jejaknya ketika ada yang salah. Kalau biaya-biaya ini lebih besar daripada waktu yang dihemat, alur tetap atau prompt biasa adalah keputusan yang lebih baik, walau terlihat kurang canggih.

Contoh

Sebelum

Permintaan

Buatkan agen yang mengurus semua email masuk saya: membalas, mengarsipkan, dan menghapus yang tidak penting.

Hasilnya

Keluaran lemah: Agen siap. Ia akan membaca semua email masuk, membalas atas nama Anda, memindahkan email ke arsip, dan menghapus email yang dinilai tidak penting.

Sesudah

Permintaan

Tujuan: saya ingin waktu membaca email pagi berkurang. Bahan: kotak masuk proyek saja, bukan email pribadi. Batas per tindakan: membaca dan menandai boleh langsung; draf balasan boleh dibuat tetapi tidak dikirim; memindah ke arsip menunggu persetujuan saya; menghapus tidak boleh sama sekali. Bentuk: daftar pagi berisi email yang butuh saya, dengan draf balasan untuk yang rutin. Cek: selama dua minggu saya bandingkan daftar itu dengan kotak masuk asli.

Hasilnya

Daftar pagi: 6 email butuh keputusanmu, 9 email rutin dengan draf balasan siap ditinjau, 23 email informasi diberi label. Usulan arsip: 17 email, menunggu persetujuanmu.

Yang berubah

  • Permintaan pertama memberi satu tingkat kemandirian untuk semua tindakan, termasuk mengirim dan menghapus yang tidak bisa dibatalkan.
  • Permintaan kedua memilih tingkat per tindakan dan membatasi bahannya ke satu kotak masuk.
  • Masa uji dua minggu memberi bukti sebelum kemandirian dinaikkan.

Kesalahan umum

Kesalahan
Memberi agen kemandirian penuh sejak hari pertama karena demonya berjalan lancar.
Kenapa merugikan
Demo memakai contoh yang dipilih. Data nyata punya kasus aneh yang tidak muncul di demo, dan agen yang bertindak sendiri akan menjalankan kesalahan itu tanpa ada yang melihat, sampai dampaknya terasa oleh orang lain.
Lakukan ini
Mulai di tingkat mengusulkan, naik ke bertindak dengan persetujuan untuk tindakan yang terbukti benar, dan biarkan hanya tindakan murah dan mudah dibatalkan yang berjalan sendiri. Naikkan tingkat berdasarkan catatan hasil, bukan kesan.

Coba

Kartu pilah

Tindakan agen ini sebaiknya di tingkat mana?

  1. Menulis berkas di folder uji

  2. Mengirim pengumuman ke seluruh karyawan

  3. Mengubah jadwal rapat yang melibatkan lima orang

  4. Membuat tiket baru di sistem tim

  5. Membaca berkas di folder proyek

  6. Menghapus data pelanggan lama

6 kartu lagi

Setiap akhir bulan kamu menyalin angka dari tiga laporan yang formatnya selalu sama ke satu tabel, lalu menulis paragraf ringkasan. Pilihan mana yang paling tepat?

Bawa pulang

Memilih bentuk dan tingkat

  • Bisakah saya menulis langkahnya berurutan sekarang? Kalau bisa, bukan agen
  • Untuk setiap tindakan: bisakah dibatalkan, dan seberapa luas dampaknya?
  • Kirim, hapus, bayar, dan tindakan ke banyak orang selalu menunggu persetujuan
  • Kemandirian dinaikkan berdasarkan catatan hasil, bukan kesan dari demo
  • Saya menulis siapa yang memeriksa hasil dan kapan

Coba sekarang dengan satu tugas nyata dari minggu ini. Tulis tugasnya dalam satu kalimat, lalu jawab pertanyaan penentu: bisakah langkahnya kamu tulis berurutan? Kalau bisa, tulis langkah itu dan tandai satu langkah tempat model membantu. Kalau tidak bisa, daftar semua tindakan yang mungkin diambil agen dan beri setiap tindakan satu tingkat kemandirian. Simpan daftar itu; di bab dua kamu akan mengubahnya menjadi aturan izin yang dijalankan aplikasi.

Yang salah di tempat kami

Cara kerja kami

Rencana dinilai juga oleh seorang penyerang

Konteks
Saat menyusun rencana fitur, kami meminta AI menilainya dari beberapa sudut pandang: engineering, strategi, pendapatan, dan seorang penyerang.
Yang biasanya salah
Rencana yang hanya dinilai oleh orang yang ingin fitur itu berhasil cenderung melewatkan cara fitur itu disalahgunakan, misalnya agen yang boleh menjalankan tindakan apa saja.
Akibatnya bila dibiarkan
Desain berbahaya bisa lolos ke tahap build, lalu mahal untuk dibongkar.
Akar masalah
Kita menilai ide dari sudut pandang yang kita sukai.
Cara kami
Persona penyerang mencoba memakai fitur untuk menghapus data, mengirim pesan massal, atau melewati izin. Temuannya menjadi batasan desain, misalnya daftar tindakan yang diizinkan dan konfirmasi pengguna.
Aturan yang kami pegang
Setiap rencana yang menyentuh data atau tindakan otomatis dinilai juga oleh persona penyerang sebelum disetujui.

PelajarannyaMinta AI menyerang rencanamu sebelum orang lain melakukannya.

Artinya untuk kerjamuSebelum mengajukan rencana penting, minta seseorang, atau AI, sengaja mencari kelemahannya. Orang yang ingin rencana itu berhasil jarang melihat lubangnya sendiri.