InfraLoka AcademyPathwayAI
PathwayAI

Modul 1 · Mulai dengan aman

Angka yang dikarang model

4 menit baca5 menit bacaDitinjau 26 Oktober 2026

Intinya

Model menebak teks, jadi ia bisa menjumlah salah dan mengarang angka yang rapi. Perlakukan setiap angka yang diketik model sebagai belum terverifikasi: hitung ulang, jumlahkan silang, cocokkan dengan sumber.

Setelah pelajaran ini kamu bisa

  • Menjelaskan kenapa model bahasa bisa salah berhitung dan mengarang angka keuangan yang terlihat wajar
  • Menjalankan rutinitas verifikasi angka: hitung ulang, jumlah silang, dan cocokkan dengan sumber
  • Menandai setiap angka dalam draf buatan AI sebagai belum terverifikasi sampai dihitung sendiri

Istilah di pelajaran ini

Pahami

Model bahasa besar (large language model, LLM) bekerja dengan menebak kata berikutnya. Angka baginya juga kata. Saat kamu meminta "jumlahkan kolom ini", model tidak menjalankan kalkulator seperti lembar kerja (spreadsheet); ia menulis angka yang paling mungkin muncul di posisi itu. Untuk penjumlahan pendek hasilnya sering benar. Untuk tabel panjang, persentase dari persentase, atau angka dengan banyak digit, ia bisa salah satu digit, menukar urutan, atau membulatkan tanpa memberi tahu. Cara kerja ini dijelaskan di pelajaran mesin penebak teks.

Ada kesalahan yang lebih berbahaya daripada salah hitung: angka yang dikarang. Ini salah satu bentuk halusinasi (hallucination). Minta model menulis komentar laporan bulanan tanpa memberinya angka, dan ia bisa menulis "pendapatan naik 8,4% dibanding bulan lalu" dengan nada yakin. Angka itu tidak berasal dari data mana pun. Ia muncul karena kalimat komentar laporan biasanya berisi persentase seperti itu. Hal yang sama terjadi saat model diminta "melengkapi" tabel yang bolong, memperkirakan saldo, atau menyebut tarif.

Di pekerjaan keuangan, angka yang salah jarang terlihat salah. Angka itu tertulis rapi, dengan pemisah ribuan yang benar dan dua desimal. Orang membaca laporan keuangan dengan percaya karena biasanya angka di sana sudah diperiksa. Karena itu, perlakukan angka buatan model berbeda dari angka yang keluar dari sistem akuntansi: yang pertama masih dugaan, yang kedua sudah tercatat.

Penangkalnya adalah rutinitas verifikasi angka yang kamu jalankan setiap kali, termasuk saat drafnya tampak beres. Empat langkahnya:

  • Hitung ulang dengan cara lain. Jumlahkan dengan rumus di lembar kerja, dengan kalkulator, atau dari laporan sistem akuntansi. Jangan meminta model yang sama menghitung ulang; cara yang sama mengulang kesalahan yang sama.
  • Jumlahkan silang. Total semua baris harus sama dengan total semua kolom. Total per cabang ditambah total per produk harus sampai di angka yang sama. Kalau berbeda, ada baris terlewat atau terhitung dua kali.
  • Cocokkan dengan sumber. Setiap angka di laporan harus bisa ditunjuk asalnya: laporan sistem, rekening koran, faktur, atau berkas kerja. Angka yang tidak punya asal dihapus atau ditandai.
  • Uji kewajaran. Bandingkan dengan bulan lalu dan dengan perkiraan kasar. Biaya listrik yang tiba-tiba sepuluh kali lipat bisa benar, tetapi harus ada penjelasannya.

Cara menghitung ulang dan menguji rumus lembar kerja diajarkan di pelajaran mengecek angka dan lembar kerja. Di jalur ini kamu menerapkannya pada pekerjaan keuangan: rekonsiliasi, laporan, faktur.

Satu kebiasaan lagi, yang paling sederhana: tandai. Saat kamu menerima draf dari AI, misalnya komentar laporan, ringkasan faktur, atau penjelasan selisih, beri warna atau tanda pada setiap angka di dalamnya. Tanda itu baru dilepas setelah angka dicocokkan dengan sumbernya. Draf yang masih punya angka bertanda tidak dikirim ke siapa pun. Lebih baik lagi, minta model sejak awal menulis penanda seperti ‹angka› alih-alih angka, lalu isi angkanya sendiri dari sistem. Dengan begitu tidak ada angka karangan yang bisa lolos, karena setiap angka di dokumen akhir pasti melewati tanganmu dan punya sumber yang bisa kamu tunjuk saat ada yang bertanya.

Contoh

Sebelum

Permintaan

Buatkan komentar singkat untuk laporan keuangan bulan Oktober kami untuk direksi.

Hasilnya

Contoh keluaran buruk; angka dan rujukannya dikarang model, jangan dipakai: Pada bulan Oktober, pendapatan meningkat 8,4% dibanding September menjadi Rp 1,32 miliar, didorong oleh penjualan produk utama. Beban operasional turun 3,1% berkat efisiensi...

Sesudah

Permintaan

Tujuan: saya perlu kerangka komentar laporan bulanan untuk direksi. Pembaca: direksi yang membaca dua menit sebelum rapat. Bahan: belum ada angka; saya akan mengisinya sendiri dari sistem akuntansi. Batas: jangan menulis angka atau persentase apa pun; pakai penanda seperti ‹pendapatan-bulan-ini› dan ‹selisih-persen›. Jangan menebak penyebab. Bentuk: tiga paragraf pendek: pendapatan, beban, kas; masing-masing satu kalimat angka dan satu kalimat penyebab yang saya isi. Cek: daftar semua penanda di akhir supaya saya tahu angka apa yang harus diambil.

Hasilnya

Pendapatan: Pendapatan bulan ini ‹pendapatan-bulan-ini›, ‹naik-atau-turun› ‹selisih-persen› dibanding bulan lalu. Penyebab utama: ‹penyebab-pendapatan›. Beban: ... Kas: ... Penanda yang perlu diisi: pendapatan-bulan-ini, naik-atau-turun, selisih-persen, penyebab-pendapatan, ...

Yang berubah

  • Versi pertama berisi angka dan penyebab yang dikarang. Tidak ada data yang dikirim, jadi semua angkanya pasti karangan.
  • Versi kedua melarang angka dan meminta penanda, jadi setiap angka di laporan akhir datang dari sistem.
  • Daftar penanda di akhir menjadi daftar periksa untuk verifikasi.

Kesalahan umum

Kesalahan
Meminta AI yang sama "cek lagi totalnya" setelah curiga ada angka yang salah.
Kenapa merugikan
Model bisa mengulang angka yang sama dengan yakin, atau mengganti dengan angka salah yang lain. Kamu merasa sudah memeriksa padahal belum ada yang menghitung.
Lakukan ini
Hitung ulang dengan alat yang memang berhitung: rumus lembar kerja, kalkulator, atau laporan sistem. Lalu jumlahkan silang dan cocokkan dengan sumber.

Coba

Buka setiap kartu: kenapa angka ini patut dicurigai?

Urutan rutinitas verifikasi untuk satu laporan bulanan

Langkah 1 dari 6

Tandai

Tandai setiap angka di draf yang belum berasal dari sistem.

Draf komentar dari AI menulis "beban gaji naik 6,2% menjadi Rp 48,3 juta". Kamu memberinya tabel beban, tetapi tidak memberi persentase. Apa langkah berikutnya?

Bawa pulang

Rutinitas verifikasi angka

  • Setiap angka di draf buatan AI ditandai sampai dicocokkan.
  • Total dihitung ulang dengan rumus, kalkulator, atau laporan sistem.
  • Total baris sama dengan total kolom.
  • Setiap angka punya sumber yang bisa ditunjuk.
  • Lonjakan dibanding bulan lalu punya penjelasan tertulis.
  • Angka yang tidak punya asal sudah dihapus.

Yang salah di tempat kami

Cara kerja kami

Setiap angka dari model dihitung ulang sebelum dipakai

Konteks
Saat kami memakai AI untuk membantu menulis laporan, ringkasan pemakaian, atau komentar atas angka, model menulis angka dengan format yang sama rapinya dengan angka dari sistem.
Yang biasanya salah
Kebiasaan kerja kami: tidak ada angka buatan model yang masuk ke laporan, tagihan, atau pesan ke pelanggan sebelum dihitung ulang dari data dengan alat yang memang berhitung dan dicocokkan dengan sumbernya.
Akibatnya bila dibiarkan
Angka yang salah di laporan keuangan atau tagihan merusak kepercayaan lebih cepat daripada kalimat yang kaku. Angka yang dikarang bahkan tidak punya sumber untuk diperbaiki.
Akar masalah
Model bahasa menebak teks. Ia bisa salah menjumlah dan bisa mengisi angka yang terdengar wajar ketika bahan tidak ada.
Cara kami
Kami meminta model menulis penanda di tempat angka, lalu mengisi angkanya dari sistem. Untuk angka yang sudah ditulis model, kami hitung ulang dengan rumus atau kueri dan jumlahkan silang.
Aturan yang kami pegang
Setiap angka di dokumen keluar punya asal yang bisa ditunjuk. Angka tanpa asal dihapus.

PelajarannyaAngka yang diketik model belum terverifikasi sampai seseorang menghitungnya sendiri.

Artinya untuk kerjamuSaat AI membantu laporanmu, minta penanda untuk angka dan isi angkanya sendiri dari sistem akuntansi.