Modul 2 · Kenali alatnya
Token dan jendela konteks
Intinya
Model membaca dan menulis dalam token. Jendela konteks yang penuh membuat bagian awal atau tengah terlupa, dan batas keluaran yang sempit bisa memotong atau mengosongkan jawaban.
Setelah pelajaran ini kamu bisa
- Menjelaskan apa itu token dan kenapa biaya serta batas dihitung dengannya
- Mengenali gejala jendela konteks yang terlalu penuh
- Memahami kenapa batas keluaran yang terlalu kecil bisa merusak jawaban
Istilah di pelajaran ini
Pahami
Model bahasa tidak membaca huruf demi huruf atau kata demi kata seperti kita. Ia membaca dan menulis dalam potongan teks yang disebut token (potongan kata yang dihitung dan dibaca model). Satu token bisa berupa satu kata pendek, sebagian kata, tanda baca, atau spasi dengan beberapa huruf. Kata yang sering muncul biasanya cukup satu token; kata yang panjang atau jarang dipecah menjadi beberapa.
Sebagai gambaran kasar: satu halaman teks biasa, sekitar 500 kata, kira-kira setara dengan beberapa ratus sampai sekitar seribu token. Angka pastinya tergantung bahasa dan model. Teks bahasa Indonesia biasanya memakan lebih banyak token daripada teks bahasa Inggris dengan isi yang sama, karena banyak pemecah token dibuat dengan lebih banyak contoh bahasa Inggris, dan kata kita sering panjang dengan imbuhan seperti "memper-" dan "-kan". Jadi dokumen yang sama bisa lebih mahal dan lebih cepat memenuhi batas kalau ditulis dalam bahasa Indonesia.
Kenapa ini penting? Karena hampir semua batas dan biaya dihitung dalam token. Layanan berbayar menghitung token yang masuk (prompt, bahan, riwayat percakapan) dan token yang keluar (jawaban). Aplikasi chat (percakapan dengan AI) yang tidak menagih per token pun tetap punya batas pemakaian yang dihitung dengan cara serupa.
Batas yang paling terasa adalah jendela konteks (context window): jumlah token yang bisa dilihat model sekaligus dalam satu kali kerja. Pertanyaan terakhirmu hanya sebagian kecil isinya. Instruksi tetap, seluruh riwayat percakapan, berkas yang kamu tempel, dan jawaban yang sedang ditulis semuanya ikut masuk. Kalau percakapan terus memanjang, jendela itu lama-lama penuh.
Saat penuh, aplikasi harus memilih. Ada yang membuang bagian paling awal. Ada yang meringkas percakapan lama menjadi catatan pendek, sehingga detailnya hilang. Dan bahkan sebelum penuh, model cenderung kurang teliti terhadap bagian tengah teks yang sangat panjang: awal dan akhir lebih diperhatikan, bagian tengah lebih mudah terlewat. Jadi yang hilang bisa instruksi di awal, keputusan di tengah, atau bab tengah sebuah laporan.
Selain jendela konteks, ada batas keluaran: jumlah token terbanyak yang boleh ditulis model dalam satu jawaban. Batas ini kebanyakan diatur oleh aplikasi atau oleh pengaturan layanan yang dipakai pengembang, bukan oleh permintaanmu. Menulis "jawab sepanjang mungkin" tidak menembus batas itu. Kalau batasnya terlalu kecil, jawaban berhenti di tengah kalimat atau tabel terpotong di baris tengah, sering tanpa pesan error (galat).
Model penalaran (reasoning model) membuat masalah ini lebih licin. Model jenis ini menulis langkah berpikir lebih dulu sebelum jawaban, dan token berpikir itu biasanya dihitung dari batas keluaran yang sama. Kalau batasnya sempit, token habis untuk berpikir dan jawabannya kembali kosong. Kalau kamu memakai alat yang memungkinkan mengatur batas ini, jangan pasang angka yang terlalu hemat. Kalau kamu hanya memakai aplikasi chat, cukup pecah tugas besar menjadi beberapa bagian dan minta lanjutan dengan jelas.
Sebelum
Permintaan
[menempel laporan tahunan 80 halaman] Saya perlu ringkasan laporan ini.
Hasilnya
Laporan ini membahas kinerja perusahaan sepanjang tahun. Bagian awal menjelaskan visi dan tantangan pasar. Di bagian akhir, manajemen menyimpulkan bahwa tahun ini penuh tantangan namun perusahaan tetap tumbuh, dan menyampaikan rencana untuk tahun depan.
Sesudah
Permintaan
Saya akan mengirim laporan tahunan ini per bab. Ini bab 4, tentang kinerja per wilayah. Saya perlu lima poin utama dan semua angka target serta realisasi yang disebut, untuk rapat manajer hari Jumat. Kalau ada angka yang tidak punya pembanding, tandai. [teks bab 4]
Hasilnya
Bab 4, lima poin utama: 1. Wilayah timur melampaui target penjualan: realisasi 112 persen dari target. 2. Wilayah barat di bawah target: realisasi 87 persen, karena dua gudang tutup selama renovasi. 3. Biaya pengiriman naik di semua wilayah. 4. Jumlah pelanggan baru tumbuh paling cepat di wilayah tengah. 5. Target tahun depan dinaikkan untuk semua wilayah. Ditandai: kenaikan biaya pengiriman (poin 3) tidak disertai angka pembanding.
Yang berubah
- Ringkasan pertama hanya mengambil awal dan akhir laporan. Bab tengah, tempat angka penting berada, hilang.
- Mengirim per bab menjaga setiap bagian tetap kecil dan terlihat jelas oleh model.
- Menyebut tujuan dan pembaca membuat model tahu apa yang harus dicari: angka target dan realisasi.
Kesalahan umum
- Kesalahan
- Memakai satu percakapan yang sama berminggu-minggu untuk semua pekerjaan.
- Kenapa merugikan
- Jendela konteks penuh oleh hal-hal lama yang sudah tidak relevan. Aplikasi mulai membuang atau meringkas bagian lama, model mencampur detail dari tugas berbeda, dan instruksi penting dari minggu lalu tidak dipakai lagi tanpa pemberitahuan.
- Lakukan ini
- Satu tugas, satu percakapan. Saat percakapan mulai panjang atau jawabannya mulai melenceng, minta ringkasan keputusan dan aturan yang berlaku, lalu mulai percakapan baru dengan ringkasan itu.
Coba
Ikuti apa saja yang masuk ke jendela konteks dalam satu kali kerja.
Langkah 1 dari 4
Instruksi tetap
Aturan dan peran yang berlaku untuk seluruh percakapan.
Setelah dua jam bekerja di satu percakapan, model mulai memakai format tabel yang sudah kamu larang di awal dan lupa keputusan yang diambil di tengah. Apa langkah paling tepat?
Kartu pilah
Mana yang menambah token yang masuk, dan mana yang memakai batas keluaran?
Riwayat percakapan dua jam terakhir
Langkah berpikir model penalaran
Instruksi tetap di pengaturan proyek
Lampiran notulen 20 halaman
Tabel panjang yang sedang ditulis model
5 kartu lagi
Prompt untuk memindahkan konteks ke percakapan baru
Bisa dipakai di asisten AI mana pun.
Prompt-mu
Saya perlu ringkasan percakapan ini untuk saya tempel di percakapan baru. Tulis: tujuan pekerjaan, aturan bentuk yang harus diikuti, keputusan yang sudah diambil, dan pertanyaan yang masih terbuka. Maksimal ‹batas› kata. Jangan menambah informasi yang tidak ada di percakapan.
Bawa pulang
Jaga jendela konteksmu
- Satu tugas, satu percakapan.
- Dokumen panjang saya kirim per bagian, dengan tujuan yang jelas untuk tiap bagian.
- Saat jawaban mulai melupakan aturan, saya pindah ke percakapan baru dengan ringkasan.
- Jawaban yang terpotong atau kosong saya anggap tanda batas keluaran, bukan tanda tugasnya selesai.
Yang salah di tempat kami
Batas keluaran model penalaran diberi batas bawah
- Konteks
- Untuk tugas pendek, wajar ingin memberi batas keluaran yang kecil supaya hemat.
- Yang biasanya salah
- Model penalaran memakai token untuk berpikir sebelum menjawab, dan token itu dihitung dari batas keluaran yang sama. Dengan batas yang terlalu kecil, jawaban bisa kembali kosong tanpa error.
- Akibatnya bila dibiarkan
- Fitur tidak memberi hasil, dan tidak ada error yang menjelaskan sebabnya.
- Akar masalah
- Anggaran token habis untuk berpikir sebelum jawaban ditulis.
- Cara kami
- Kode kami memberi batas bawah untuk token keluaran model penalaran.
- Aturan yang kami pegang
- Jawaban kosong diperlakukan sebagai kegagalan yang perlu diperiksa.
PelajarannyaPahami ke mana token dipakai sebelum memangkasnya.
Artinya untuk kerjamuJawaban yang kosong atau terpotong bukan tanda tugas selesai. Bisa jadi batasnya habis sebelum jawaban sempat ditulis.
